Artikel

JUN 07

Niat Mulia dari Sebuah Profesi

June 07, 2013 | by Admin Tk Syuhada
Niat Mulia dari Sebuah Profesi
Guru adalah pahlawan tanpa tanda jasa, masihkah kalimat itu berlaku di zaman sekarang ini?
Fenomena sekarang membuktikan semakin meningkatnya minat kaum muda untuk kuliah di jurusan ilmu pendidikan karena jujur saja pemerintah saat ini sudah sangat memikirkan tingkat kesejahteraan guru. Selain itu profesi guru oleh beberapa pihak dianggap sebagai profesi yang jam kerjanya lebih ringan dibanding dengan profesi kantoran yang lain.
Sebenarnya masih banyak hal menarik dibalik profesi ini, seperti niat seseorang ketika ingin terjun sebagai seorang guru. Terlepas dari hal pendapatan yang sekarang sudah sangat diperhatikan oleh pemerintah kita, pastilah dari hati nuraninya yang paling dalam ketika seseorang memilih profesi ini dia memiliki jiwa pengabdian di dalamnya, ia rela membimbing dan mendidik orang lain agar menjadi sosok yang lebih cerdas darinya.
Ketika seseorang menjadi guru, segala perilaku serta perkataannya menjadi sorotan khususnya bagi anak-anak didiknya. Sebagaimana layaknya seorang anak yang meniru tingkah laku orang tuanya, anak didikpun akan memasukkan segala sesuatu yang diajarkan oleh gurunya sebagai sebuah doktrin yang diharapkan memiliki efek yang positif bagi kehidupannya di kemudian hari. Tentunya hal ini semua tak bisa terbilang mudah bagi guru dalam menangani anak didiknya karena biasanya guru akan menemukan berbagai macam karakter yang harus dihadapi dan ini akan menuntut kesabaran yang ekstra serta ketelatenan.
Senang atau tidak senang, mau atau tidak mau profesi guru akan menuntut seseorang untuk selalu mengkoreksi diri dan selalu melakukan perbaikan pada dirinya dalam hal apapun dan satu hal yang harus dipahami bahwa semua itu haruslah dilakukan tulus dari dalam hati karena segala hal yang disampaikan lewat hati akan lebih mudah dipahami dan diterima .
Jadi meskipun zaman sudah berganti dan meskipun sekarang kesejahteraan guru sudah jauh lebih baik dari zaman sebelumnya kita semua berharap semoga saja niat tulus seorang guru masihlah sama dan semoga kesabaran serta keikhlasannya bisa mengajarkan kepada kita semua bahwa ada sisi lain selain materi yang lebih bermanfaat dari sebuah profesi.

Yogyakarta, 5 Juni 2013
Guru TKMS
Nita Yuli Setiyani, S.Psi